NGOMPOL, AAAH
(Aku Pengen Jadi Presiden RI)
15 December 2010 at 15:59
Kayaknya, gini-gini aku bisa loh jadi Presiden
(Jangan tertawa dulu apalagi melecehkanku. Dosa lohhhh....!!!
Paparan dibawah ini, anggap saja sebagai Visi dan Misiku)
Menjadi Presiden, dijaman sekarang ini, bukanlah suatu hil yang mustahal.
Setiap Warga Negara mempunyai hak yang sama untuk mencalonkan diri dan dipilih.
Selain memenuhi ketentuan dan syarat yang berlaku, ehhhh.. tanpa disadari, ternyata aku memiliki kelebihan yang juga dimiliki presiden dan mantan presiden terdahulu.
Coba perhatikan;
- Soekarno, dikenal sbg Presiden yg ganteng suka memakai kacamata hitam. Gak beda gantengnya dgn aku khan? Hehehe (mana pulak kacamataku...??!?)
- Soeharto, dikenal sbg presiden yg suka memberi 'petunjuk' pada bawahannya dan didukung oleh sang ibu negara yg juga sering menyumbang ide2nya. Gak jauh beda dgn aku yang suka menunjuk sesuatu pd anakku untuk diambilkan, kemudian istriku menyumbang ide padaku dgn menunjuk bak mandi yang sdh seminggu belum kubersihkan..
Walaaahhh...
-Habibie,
Heeemmm, yang sdh pasti, jidatnya sama lebarnya dgn aku. Setiap pagi kami diganggu oleh pertanyaan yang sama: ''what's on your mind????''
Beliau menjawab dengan membuat pesawat yg kadang bisa terbang. Sedangkan aku menjawab dengan mengupdate status:''andai aku bisa terbang''
-Gus Dur, selain alim ulama, juga dikenal humoris.
Beda tipis dgn akulaaaaahhhh....
Bedanya, beliau betul2 alim dan lawakannya selalu mengundang tawa, sedangkan aku...
Masalah alimnya sihhh...cuma alam ajalah yang tau, kalau ngocolnya...... Aku juga selalu 'ditertawakan' org (disangka gendeng kaliii)
,,,,busyetttt..!!!
-Bu Mega,
Emmmm,,,,, yang paling berkesan adalah saat dia berpidato. Kadang meledak dan kadang sendu...
Sama aja dengan aku..
Kesenduanku meledak, saat semua hadirin beranjak meninggalkanku yg siap2 berpidato..
Beeeugghh..
-SBY
Nahhhhh..... Ini dia yang mirip banget kegemarannya dgn aku. Sama2 suka menyanyikan 'Pelangi di matamu' (Jamrud). Kalau soal suara....
Aku berani diadu.
Bedanya cuma pada reaksi penonton aja koq.
Beliau pasti mendapat ribuan tepuk tangan, sedang aku..........
mendapat tepukan pada pipiku yg halus mulus ini...(kapokkkkk........presiden koq ditantang)
Waduuuuuhhhhhh...
Mencalonkan diri menjadi presiden, tdk harus melalui Parpol khan???
Maaf, soalnya aku paling alergi dgn yg namanya Parpol.
Aku memakai jalur independen aja. caranya gampang, koq.
Aku mulai kampanye di jaringan pertemanan aja. Setiap teman atau follower kuminta mencari pendukung utkku sebanyak2nya.
Yaaaaa.... Mirip MLM itulaaaahhhh. Member get member..
Gerakan ini kujadikan sebagai satu grup pendukungku yang nantinya, dinamakan grup 'Pendukung Dedi Kejenjang Tertinggi' (PDKT=dibaca pedekate).
Tentunya, yang paling banyak mendapatkan pendukung buatku, kubalas segala kebaikannya dgn menjadikan dia menteri atau paling rendah sebagai Kepala suatu Badan atau lembaga. Terserah mau badan apa...(nanti kita pikirkan. Badan harus punya kepala, khan??)
Pendukungku????
Nah....
Ini dia yang jarang diperhatikan pimpinan kita sekarang.
Anak ABG
Jumlahnya mencapai 60% dr jumlah penduduk Indonesia, loh.....
Terlepas itu ABG beneran atau jadi2an, sepertinya mereka jangan dilupakan.
Makanya, aku berencana merubah nama lembaga atau kementerian dengan nama yang gampang mereka cerna dan ingat.
Tak kenal maka tak sayang, khan??.......
Contoh beberapa nama lembaga yang akan kuganti, antara lain:
KAPOLRI, diganti menjadi: Kepala ANti Garong, TerOris Yang Intimidasi Bangsa disingkat: KANG TOYIB
MENTERI URUSAN PERANAN WANITA,,,,,,alahhh, terlalu panjang. Disingkat aja menjadi MENTERI KEWANITAAN, dan menterinya gak harus wanita (aku gak suka membeda2kan gender).
Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan dan Gubernur BI disatukan saja menjadi: Menteri BElanja, pengGAjian dan perdaGANGan (BEGADANG)
Ketua KONI dan PSSI dijadikan satu (dr TNI kayaknya yang pas) menjadi KOmandan Latihan OlahRaga agar Indonesia Juara Olimpiade
(KOLOR IJO)
KPK akan kurubah menjadi Badan Anti Korupsi Antar Lini, Menyelamatkan Uang dan Menyelamatkan asET
(BAKAL MUMET)
Dan banyak lagi yang mesti dirubah, agar efektif dan efisien
Salah satu bagian terpenting dalam kampanye adalah; POSTER..
Nah, dibagian ini aku minta bantuan Idolaku, Bang Rhoma Irama dan Budi Andhuk utk ikut berfoto bersama disisi kiri dan kananku.
Satu lagi,, salah satu dari Jupe atau Dewi Persik (perselisihan antara mereka bakal menguntungkanku utk mengontrak salah satunya) aku bilang aja ke Dewi Persik, Jupe aja mau dgn nilai kontrak rendah tuhhhh.....(atau sebaliknya)
Walaupun begitu, foto Jupe atau Dewi Persik harus dibagian belakang aku. Aku gak mau 'bagian tubuh' mereka menghalangi aku apalagi mengalihkan pandangan orang ke arah fotoku.
Yang mau kampanye khan aku, bukan mereka.
Banyak lagi yang akan kuperbuat, tapi aku takut, lawan politikku membajak ideku ini..
Kurasa, teman2ku sangat beruntung karena sedang mendapat kesempatan langka menjadi salah satu pendukung calon orang no 1 di Indonesia..
Ingat sobat, sloganku:
DEDI FOR RI-I
''BISA BISA AJA''
(Jangan tertawa dulu apalagi melecehkanku. Dosa lohhhh....!!!
Paparan dibawah ini, anggap saja sebagai Visi dan Misiku)
Menjadi Presiden, dijaman sekarang ini, bukanlah suatu hil yang mustahal.
Setiap Warga Negara mempunyai hak yang sama untuk mencalonkan diri dan dipilih.
Selain memenuhi ketentuan dan syarat yang berlaku, ehhhh.. tanpa disadari, ternyata aku memiliki kelebihan yang juga dimiliki presiden dan mantan presiden terdahulu.
Coba perhatikan;
- Soekarno, dikenal sbg Presiden yg ganteng suka memakai kacamata hitam. Gak beda gantengnya dgn aku khan? Hehehe (mana pulak kacamataku...??!?)
- Soeharto, dikenal sbg presiden yg suka memberi 'petunjuk' pada bawahannya dan didukung oleh sang ibu negara yg juga sering menyumbang ide2nya. Gak jauh beda dgn aku yang suka menunjuk sesuatu pd anakku untuk diambilkan, kemudian istriku menyumbang ide padaku dgn menunjuk bak mandi yang sdh seminggu belum kubersihkan..
Walaaahhh...
-Habibie,
Heeemmm, yang sdh pasti, jidatnya sama lebarnya dgn aku. Setiap pagi kami diganggu oleh pertanyaan yang sama: ''what's on your mind????''
Beliau menjawab dengan membuat pesawat yg kadang bisa terbang. Sedangkan aku menjawab dengan mengupdate status:''andai aku bisa terbang''
-Gus Dur, selain alim ulama, juga dikenal humoris.
Beda tipis dgn akulaaaaahhhh....
Bedanya, beliau betul2 alim dan lawakannya selalu mengundang tawa, sedangkan aku...
Masalah alimnya sihhh...cuma alam ajalah yang tau, kalau ngocolnya...... Aku juga selalu 'ditertawakan' org (disangka gendeng kaliii)
,,,,busyetttt..!!!
-Bu Mega,
Emmmm,,,,, yang paling berkesan adalah saat dia berpidato. Kadang meledak dan kadang sendu...
Sama aja dengan aku..
Kesenduanku meledak, saat semua hadirin beranjak meninggalkanku yg siap2 berpidato..
Beeeugghh..
-SBY
Nahhhhh..... Ini dia yang mirip banget kegemarannya dgn aku. Sama2 suka menyanyikan 'Pelangi di matamu' (Jamrud). Kalau soal suara....
Aku berani diadu.
Bedanya cuma pada reaksi penonton aja koq.
Beliau pasti mendapat ribuan tepuk tangan, sedang aku..........
mendapat tepukan pada pipiku yg halus mulus ini...(kapokkkkk........presiden koq ditantang)
Waduuuuuhhhhhh...
Mencalonkan diri menjadi presiden, tdk harus melalui Parpol khan???
Maaf, soalnya aku paling alergi dgn yg namanya Parpol.
Aku memakai jalur independen aja. caranya gampang, koq.
Aku mulai kampanye di jaringan pertemanan aja. Setiap teman atau follower kuminta mencari pendukung utkku sebanyak2nya.
Yaaaaa.... Mirip MLM itulaaaahhhh. Member get member..
Gerakan ini kujadikan sebagai satu grup pendukungku yang nantinya, dinamakan grup 'Pendukung Dedi Kejenjang Tertinggi' (PDKT=dibaca pedekate).
Tentunya, yang paling banyak mendapatkan pendukung buatku, kubalas segala kebaikannya dgn menjadikan dia menteri atau paling rendah sebagai Kepala suatu Badan atau lembaga. Terserah mau badan apa...(nanti kita pikirkan. Badan harus punya kepala, khan??)
Pendukungku????
Nah....
Ini dia yang jarang diperhatikan pimpinan kita sekarang.
Anak ABG
Jumlahnya mencapai 60% dr jumlah penduduk Indonesia, loh.....
Terlepas itu ABG beneran atau jadi2an, sepertinya mereka jangan dilupakan.
Makanya, aku berencana merubah nama lembaga atau kementerian dengan nama yang gampang mereka cerna dan ingat.
Tak kenal maka tak sayang, khan??.......
Contoh beberapa nama lembaga yang akan kuganti, antara lain:
KAPOLRI, diganti menjadi: Kepala ANti Garong, TerOris Yang Intimidasi Bangsa disingkat: KANG TOYIB
MENTERI URUSAN PERANAN WANITA,,,,,,alahhh, terlalu panjang. Disingkat aja menjadi MENTERI KEWANITAAN, dan menterinya gak harus wanita (aku gak suka membeda2kan gender).
Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan dan Gubernur BI disatukan saja menjadi: Menteri BElanja, pengGAjian dan perdaGANGan (BEGADANG)
Ketua KONI dan PSSI dijadikan satu (dr TNI kayaknya yang pas) menjadi KOmandan Latihan OlahRaga agar Indonesia Juara Olimpiade
(KOLOR IJO)
KPK akan kurubah menjadi Badan Anti Korupsi Antar Lini, Menyelamatkan Uang dan Menyelamatkan asET
(BAKAL MUMET)
Dan banyak lagi yang mesti dirubah, agar efektif dan efisien
Salah satu bagian terpenting dalam kampanye adalah; POSTER..
Nah, dibagian ini aku minta bantuan Idolaku, Bang Rhoma Irama dan Budi Andhuk utk ikut berfoto bersama disisi kiri dan kananku.
Satu lagi,, salah satu dari Jupe atau Dewi Persik (perselisihan antara mereka bakal menguntungkanku utk mengontrak salah satunya) aku bilang aja ke Dewi Persik, Jupe aja mau dgn nilai kontrak rendah tuhhhh.....(atau sebaliknya)
Walaupun begitu, foto Jupe atau Dewi Persik harus dibagian belakang aku. Aku gak mau 'bagian tubuh' mereka menghalangi aku apalagi mengalihkan pandangan orang ke arah fotoku.
Yang mau kampanye khan aku, bukan mereka.
Banyak lagi yang akan kuperbuat, tapi aku takut, lawan politikku membajak ideku ini..
Kurasa, teman2ku sangat beruntung karena sedang mendapat kesempatan langka menjadi salah satu pendukung calon orang no 1 di Indonesia..
Ingat sobat, sloganku:
DEDI FOR RI-I
''BISA BISA AJA''
(",)
No comments:
Post a Comment